DENIAS

  • sosial /
    10 Jun 2017

    Mama Ways: “Mau Bahagia? Beli Susahnya!”

    Hai blogger…Semua pasti setuju jika orang yang paling mengerti diri kita adalah orang tua, terutama ibu. Seperti apa dan bagaimana sifat kita orang tua sangat memahaminya. Apalagi seseorang bernama ibu, jujur terkadang aku merasa heran atau bahkan merasa aneh kawan. Tidak terhitung rasanya ibuku sudah tahu apa yang aku rasakan tanpa perlu aku bercerita kepadanya. Memang benar firasat orang tua sangat kuat. Sepertinya hati orang tua apalagi ibu memiliki satu transponden signal dari hati masing – masing anaknya. Sehingga secara otomatis seorang ibu bisa menangkap signal rasa yang dipancarkan oleh buah hatinya. Bagaimana kondisi buah hatinya beliau akan segera tahu hanya dari satu ucapan atau tatapan.Oleh karena itu, aku sangat setuju dan sangat mengamini jika memang orang tua ad
  • Indonesia /
    19 Jan 2017

    Haruskah Kita Menjadi “Bangsa Permisif”?

    Apa yang terlintas di benak kalian mendengar kata globalisasi? Mungkin yang langsung terpikir di benak kita adalah keterbukaan. Keterbukaan informasi dengan semua kemudahannya. Dunia seakan begitu dekat di abad millenium ini. Hingga apa yang terjadi di belahan bumi lain bisa kita ketahui dengan hanya menyentuh layar pada smartphone atau alat komunikasi lain semacam laptop dan layar televisi. Lewat perkembangan teknologi yang begitu pesat dimana jarak bukan lagi menjadi persoalan. Dunia dalam genggaman tangan. Begitu banyak orang bilang. Ini karena berbagai macam bentuk informasi sudah sangat mudah untuk di akses melalui jaringan internet. Seperti hingar bingar Pilpres negeri paman sam dengan pria kontroversial Donald Trump keluar sebagai pemenang beberapa waktu lalu atau perhelatan piala
  • SOSIAL /
    19 Jan 2017

    Cinta, Akankah Kau Hadir Kembali – 11

    #Terikat Waktu – 2 Waktu memang terkesan tidak pernah adil pada dua perbedaan - suka dan duka, bahagia dan sedih, tangis dan tawa serta masih banyak lagi. Entah kenapa seakan detik terasa begitu cepat menggulung hari saat hati diliputi suka saat perasaan bahagia terlukis dari tawa yang menghias takdir. Namun menjadi begitu lamban merangkak saat duka menghujami kalbu dengan kesedihan yang terbungkus dalam tangisan. *** Pagi menyapa, nafas kehidupan desa sudah terasa bahkan sejak mentari masih malu – malu bersolek di ufuk timur. Sepagi itu para petani sudah bekubang lumpur sawah. Benih – benih baru saja tumbuh, siap untuk di tanam untuk di panen tiga bulan kedepan. Para penggembala kerbau sibuk mengatur barisan kerbau miliknya agar tidak teralu memakan jalan atau terkadang

Author

deniasfile@gmail.com

Recent Post

Recent Comments