DENIAS

  • Indonesia /
    19 Jan 2017

    Haruskah Kita Menjadi “Bangsa Permisif”?

    Apa yang terlintas di benak kalian mendengar kata globalisasi? Mungkin yang langsung terpikir di benak kita adalah keterbukaan. Keterbukaan informasi dengan semua kemudahannya. Dunia seakan begitu dekat di abad millenium ini. Hingga apa yang terjadi di belahan bumi lain bisa kita ketahui dengan hanya menyentuh layar pada smartphone atau alat komunikasi lain semacam laptop dan layar televisi. Lewat perkembangan teknologi yang begitu pesat dimana jarak bukan lagi menjadi persoalan. Dunia dalam genggaman tangan. Begitu banyak orang bilang. Ini karena berbagai macam bentuk informasi sudah sangat mudah untuk di akses melalui jaringan internet. Seperti hingar bingar Pilpres negeri paman sam dengan pria kontroversial Donald Trump keluar sebagai pemenang beberapa waktu lalu atau perhelatan piala
  • SOSIAL /
    19 Jan 2017

    Cinta, Akankah Kau Hadir Kembali – 11

    #Terikat Waktu – 2 Waktu memang terkesan tidak pernah adil pada dua perbedaan - suka dan duka, bahagia dan sedih, tangis dan tawa serta masih banyak lagi. Entah kenapa seakan detik terasa begitu cepat menggulung hari saat hati diliputi suka saat perasaan bahagia terlukis dari tawa yang menghias takdir. Namun menjadi begitu lamban merangkak saat duka menghujami kalbu dengan kesedihan yang terbungkus dalam tangisan. *** Pagi menyapa, nafas kehidupan desa sudah terasa bahkan sejak mentari masih malu – malu bersolek di ufuk timur. Sepagi itu para petani sudah bekubang lumpur sawah. Benih – benih baru saja tumbuh, siap untuk di tanam untuk di panen tiga bulan kedepan. Para penggembala kerbau sibuk mengatur barisan kerbau miliknya agar tidak teralu memakan jalan atau terkadang
  • SOSIAL /
    19 Jan 2017

    Cinta, Akankah Kau Hadir Kembali – 10

    #Terikat Waktu   Jika putih suci ketulusan kasih cinta tak pernah menuntut apapun, haruskah kita mencari alasan untuk mencintai atau dicintai? Jika sifat manusia mudah kagum juga mudah kecewa, Layakah cinta berdiri diatas pondasi kekaguman? Benarkah cinta yang berawal dari banyak persamaan akan berakhir dengan ribuan perbedaan? Waktu terus merajut detik dengan hitungan jam, menggulungnya dalam satuan hari lalu memintalnya menjadi bola – bola besar bernama minggu yang pada akhirnya tersekat dan terikat dalam satu ruang “bulan”. Bersamanya ada banyak kata dalam cerita yang melahirkan rasa dalam jumpa. Semua terbungkus rapih dalam tawa saat suka, terkadang tangis saat duka. Rasa kagum terus menyemai suka hingga akhirnya berbuah cinta pada dua hati yang mencoba bertemu

Author

deniasfile@gmail.com

Recent Post

Recent Comments